2015. Berhenti siaran Drive N’ Jive.

2015 ini gue berhenti siaran. Setelah 9 tahun bekerja di dunia radio, UFM dan Hardrock FM. Lebih tepatnya 6 tahun siaran di Hardrock FM. Lebih tepatnya lagi 4 tahun bawain acara primetime bernama Drive N’ Jive. Sebuah afternoon radio show yang bertugas untuk nemenin orang-orang stress ngadepin kerasnya ibukota Jakarta. Jarang banget ngomongin hal yang terlalu berat (kesian aje pendengar sudah kerja keras seharian terus dibebanin lagi sama obrolan yang berat). Tanya aja sama penyiar-penyiar Drive N Jive terdahulu seperti; Venita Daben, Tina Zakaria, Meytha, Hilbram Dunar, Melisa Karim, Lucy Wiryono, Bayu Oktara, dan Ary Kirana. Mudah-mudahan gak ada yang kelewat.

1,5 tahun awal berpasangan dengan Bayu Oktara, 6 bulan “digilir” dengan pasangan yang berbeda-beda (iya, gue cek rutin kok tenang aja, masih bersih :D). Dan 2 tahun terakhir bersama Gofar Hilman, orang yang pada awalnya gue ragukan sebagai pasangan siaran (sampai gue pernah mikir, mungkin salah di gue).

Ternyata, dia adalah pasangan yang sangat gue nantikan. Drive N’ Jive format 2012-2014 adalah masa di mana gue sama sekali tidak merasa bekerja sama sekali. We were having fun, and that’s how it should be.

“Choose a job you love, and you will never have to work for a day in your life” – Confucius

Mungkin gak effortless, tapi siaran 2 tahun terakhir ini lepas selepasnya tanpa beban. Bisa dibilang Comfort Zone lah. Comfort Zone yang gue sangat takuti bisa berubah menjadi No Progress Zone, situasi di mana kita “di situ-situ aja, keenakan manja, gak ada kemajuan”. Sampai akhirnya ada keputusan yang menantang gue untuk berhenti siaran Drive N’ Jive.

Gak usah khawatir, legacy Drive N’Jive sudah dipindahtangankan ke pasangan yang paling tepat menurut versi gue. Sedangkan gue, dapet tugas baru. Pernah denger program The Office 2, jam 1 siang sampai dengan jam 4 sore. The good good thing about this slot is, the 90’s alternative rock playlist!

Weekdays. 1-4PM. Hardrock FM Jakarta and Bandung. The Office 2: Alternative Rock Show with Andira Pramanta

Daripada mengenang mantan, lebih baik mengenang lagu-lagu di masa itu. Kalo nantinya keinget mantan, ya itu belakangan. Rock on!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *